Caption: Penerimaan piala Juara 1 club' Bangkalan soccer akademi di turnamen piala suratin U-13 2026( dok : detikposnews.com)
Bangkalan – detikposnews.com – Asosiasi Kabupaten ( ASKAB) Bangkalan menggelar turnamen sepak bola piala suratin U-13 2026, nama Aditya Firmanzah menggema di piala suratin Askab Bangkalan, ia menjadi top skor dan clubnya Bangkalan Soccer Akademi ( BSA) keluar sebagai juara 1 di ajang Piala Suratin Cup U-13 2026, di ajang piala suratin ini, melahirkan bibit bibit muda dan talenta berbakat, Minggu ( 02/08/2026 ).
Bernaung di Club Bangkalan Soccer Akademi ( BSA) Bangkalan, Adiatya Firmanzah mengasah skill dan kemampuannya. Lewat latihan yang disiplin dan teratur, ditopang dengan bakat alaminya, ia pun muncul menjadi sosok muda yang berbakat, terbukti dengan menjadi top skor di ajang Piala suratin cup U- 13 yang dilaksanakan di tingkat kabupaten Bangkalan.
Dimana turnamen piala suratin u-13 ini, di laksanakan mulai tanggal 26 Juli 2026 dan di ikuti 8 club, diantaranya: Bangkalan soccer akademi ( BSA), Persetan FC, Gasak FC, Putra Belya FC, Mitra Bangkalan, DEKATE Bangkalan, Raka FC Kwanyar dan Perkasa FC.
Aditya Firmanzah lahir dari pasangan keluarga Abd. Hamid Dan Siti Masluhah Sp. berdarah Madura asli yakni berasal dari Desa Longkek kecamatan Galis kabupaten Bangkalan. Dan ia juga tercatat sebagai Siwa SMPN 1 Galis.
Keluarga yang sederhana, cucu dari sopir angkot Len M Joyoboyo- undaan- JMP, Aditya Firmanzah berhasil mengangkat dan mengharumkan nama keluarga. Perjuangan yang gigih, disiplin yang tinggi menjadikannya ia bisa meraih semua mimpinya.
Dukungan dari kedua orang tuanya, yang begitu sangat besar, menjadikan seorang aditya Firmanzah menjadi sosok yang kuat, gesit, lincah dan berprestasi.
Aditya Firmanzah masih tercatat sebagai siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri ( SMPN) 1 Galis-Bangkalan, kelahiran 21 Januari 2013. Di usianya yang masih sangat muda, ia menunjukkan bakat sepakbolanya yang tajam dan tergabung di SSB Bangkalan soccer akademi ( BSA ) sampai sekarang.
Dibalik prestasinya, Aditia Firmanzah mewarisi darah seni olahraga dari kakeknya yakni, H.Abdul Aziz, mantan sopir angkot di surabaya. jejak hidup sang kakek lah menjadi bagian kisah perjuangan keluarga yang menginspirasinya, agar terus gigih, semangat pantang menyerah, yang selalu mengiringi langkanya untuk terus berprestasi.
Diusianya yang masih sangat muda, kemampuan Aditya perlu di asah dan dibina, perjalanan karier Aditya di sepak bola perlu pembinaan yang terarah, dukungan moral, doa dan finansial yang kuat sehingga bakat dan skill nya terarah dan terasah hingga mampu berbicara di tingkat daerah, propinsi bahkan tingkat nasional.
Perlu di ketahui bahwa, Asosiasi Kabupaten ( ASKAB ) adalah badan resmi dibawah PSSI ( Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) yang memimpin, mengatur dan mengurus kegiatan olah raga sepak bola di tingkat wilayah kabupaten. Salah satunya menyelenggarakan dan mengatur kompetisi sepakbola resmi antar club di tingkat kabupaten.
Editor : redaksi
Sumber: detikposnews.com



