
Kabupaten Agam – Detikposnews.com // Pembinaan terhadap WBP Lapas kelas ll B Lubuk Basung dalam upaya mempersiapkan ketahanan pangan terhadap seluruh WBP ( warga binaan pemasyrakatan) berupa ternak ayam petelor dan itik petelor dilingkungan SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi).
Ketahanan pangan terhadap seluruh WBP berupa ternak ayam petelor dan itik petelor ini di lingkungan SAE lapas kelas ll B Lubuk Basung ditinjau langsung oleh kabapas Provinsi Sumatera Barat, tepatnya pada hari selasa : 16 Juni 2026 kemaren, sekalian memperingati hari tahun baru islam yang bertepatan satu muharam.
“Pembinaan WBP dalam mewujutkan ketahanan pangan dilingkungan SAE lapas kelas ll B Lubuk Basung ini bertujuan membentuk kepribadian WBP agar bisa menimbulkan rasa bertanggung jawab, percaya diri, bertani dan beternak. Sehingga para WBP nantinya setelah menjalani masa tahanan, ketika kembali ketengah-tengah masyarakat lebih mandiri lagi terhadap ketrampilan yang didapat selama dilingkungan lapas kelas ll B lubuk Basung”.
Kebun SSE Sarana Simulasi dan Edukasi Lapas Kelas II B Lubuk Basung, diproyeksikan bakal lebih dikembangkan lagi. Sesuai arahan Kalapas Budi Suharto & program Ditjenpas, arahan.
Perluas komoditas & teknologi
Nggak cuma sayur-mayur. Rencananya ditambah hidroponik, jamur, ternak ikan lele/ayam, sampai pengolahan hasil panen jadi produk UMKM. Jadi WBP belajar dari hulu ke hilir.
Sertifikasi & kerjasama
Budi Suharto dorong WBP dapat sertifikat kompetensi dari BPP/Dinas Pertanian. Ke depan bakal digandeng lebih banyak lagi BPP, BLK, dan swasta biar ilmunya update & lulusan WBP diakui industri.
Lapas Produktif Lapas Mandiri
Hasil panen kebun SSE ke depan ditargetkan bisa suplai dapur lapas, lalu sisanya dijual. Keuntungan masuk kas WBP untuk tabungan mereka saat bebas. Targetnya: Lapas Lubuk Basung bisa “mandiri pangan” dan jadi contoh Lapas Produktif.
Edukasi kewirausahaan
Selain tanam-panen, WBP juga bakal diedukasi soal pemasaran, pembukuan, dan branding. Jadi pas bebas, mereka nggak cuma bisa bertani, tapi juga jualan hasil taninya.
Budi Suharto Mengatakan untuk jangka panjang
Beliau konsisten bilang kebun SSE ini investasi. “Kami nggak mau WBP keluar lapas dengan tangan kosong. Kebun ini sekolahnya. Harapan kami, setelah bebas mereka jadi petani/entrepreneur, bukan residivis lagi”.
Jadi fokusnya: dari “simulasi” naik level ke “inkubasi usaha.
Budi Suharto kalapas kelas ll B Lubuk Basung Rabu : 17 Juni 2026 ketika ditemui disela kesibukannya, “Terimakasih terhadap kunjungan kabapas provinsi Sumatera Barat ke Lapas kelas ll B Lubuk Basung, kami berharap ini agar menjadi contoh bagi seluruh ka upt sebagai study tiru agar bisa diterapkan diseluruh lapas masing-masing, terutama untuk ayam petelor dan itik petelor untuk menjaga ketahanan pangan di Lapas kelas ll B Lubuk Basung.
(Rismanto Agam)







