
Kabupaten Agam – Detikposnews.com // Komitmen Pemerintah Kabupaten Agam dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Melalui Dinas Sosial, Pemkab Agam mengantarkan seorang warga lanjut usia terlantar asal Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, untuk mendapatkan pembinaan dan perawatan di UPTD Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Kasih Sayang Ibu Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Kamis : 30 Juli 2026.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya sebatas pada penyusunan kebijakan, tetapi juga diwujudkan dalam pelayanan langsung kepada masyarakat yang masuk kategori rentan dan membutuhkan perlindungan sosial.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam Villa Erdi, S.Sos., M.Si. melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Hasneril, menjelaskan bahwa pengantaran Zahar ke PSTW merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang disampaikan melalui Wali Nagari Sungai Landia, serta hasil asesmen yang dilakukan Tim Reaksi Cepat (Gercep) Dinas Sosial Kabupaten Agam.
Menurut Hasneril, hasil asesmen menunjukkan bahwa Zahar masuk dalam kategori warga lanjut usia terlantar yang membutuhkan tempat tinggal yang layak, pendampingan sosial, serta perawatan secara intensif.“Sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah, kami berupaya memastikan warga yang membutuhkan perlindungan sosial memperoleh pelayanan yang layak. Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami juga mengucapkan terima kasih kepada UPTD PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar yang telah menerima dan memberikan pelayanan kepada warga kami,” ujar Hasneril.Pada proses pengantaran tersebut, Hasneril didampingi Pekerja Sosial (Peksos) Erizal, serta anggota Tim Gercep Dinas Sosial Agam, Erianto dan Prima. Sebelum diberangkatkan, Zahar dijemput dari Kantor Wali Nagari Sungai Landia dan dilepas secara langsung oleh Wali Nagari Sungai Landia, Refli Suhemi, bersama pihak keluarga.
Sesampainya di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar, proses penyerahan dilakukan oleh Hasneril kepada pihak panti dan diterima langsung oleh Junita, selaku Kepala Seksi Pengaturan dan Pengawasan, didampingi Indah, Pekerja Sosial UPTD PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar.
Dalam kesempatan tersebut, Junita menegaskan bahwa pelayanan kepada warga lanjut usia terlantar merupakan amanah negara yang harus dijalankan secara profesional dan penuh kepedulian.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada setiap warga binaan. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan sosial,” ungkap Junita. Sementara itu, Indah, selaku Pekerja Sosial, berharap Zahar dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya dan memperoleh manfaat dari seluruh program pembinaan yang tersedia di panti.
“Kami berharap Bapak Zahar dapat merasa nyaman, sehat secara jasmani maupun rohani, serta mampu menjalani kehidupan yang lebih baik di sini. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan pihak keluarga agar perkembangan beliau dapat dipantau bersama,” ujarnya. Melalui layanan rehabilitasi sosial di PSTW Kasih Sayang Ibu, Zahar diharapkan memperoleh pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, pembinaan mental dan spiritual, serta berbagai aktivitas sosial yang dapat meningkatkan kualitas hidupnya di usia lanjut. Sementara itu, Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen menghadirkan pelayanan sosial yang cepat, humanis, dan menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.
“Negara harus hadir untuk seluruh masyarakat tanpa terkecuali, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi rentan. Pemerintah Kabupaten Agam akan terus memperkuat pelayanan sosial agar setiap warga yang membutuhkan mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan kehidupan yang lebih layak. Inilah bentuk nyata komitmen kami dalam mewujudkan Agam yang peduli dan berkeadilan,” tegas Benni Warlis.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Dinas Sosial Kabupaten Agam, pemerintah nagari, keluarga, serta UPTD PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar yang telah bekerja sama menangani Zahar dengan cepat dan penuh kepedulian.
Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam memastikan tidak ada warga yang terlantar tanpa mendapatkan perhatian dari pemerintah. Dengan semangat gotong royong dan pelayanan yang humanis, Pemkab Agam akan terus memperkuat sistem perlindungan sosial bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan.(Daji)
(Rismanto Agam)




