
Tebing Tinggi – Detikposnews.com // masyarakat di kelurahan Tanjung Marulak, mempertanyakan pengelolaan anggaran dana kelurahan ( dankel) yang di alokasikan untuk kegiatan pelatihan ketrampilan masyarakat pasaanya,sebuah kegiatan pelatihan tata rias mencapai 29 ( dua puluh sembilan juta rupiah)angka ini di nilai sangat tidak masuk akal dan jauh dari kebutuhan nyata di lapangan,,
KRONOLOGI DAN FAKTA
Berdasarkan informasi yang di himpun dari warga setempat, pemerintah kelurahan melalui program pemberdayaan masyarakat merencanakan pelatihan ketrampilan tata rias bagi warga, khusus nya kaum ibu di lingkungan setempat,, besaran anggaran yang tercatat dalam dokumen mencapai hampir 30 juta rupiah, sementara barang dan fasilitas yang di siapkan untuk kegiatan tersebut sangat sederhana dan nilainya jauh di bawah angka tersebut,
dari pantauan warga keperluan yang di siapkan untuk pelatihan tersebut antara lain berupa
, alat kosmetik cermin dan bedak
,, konsumsi ‘ berupa kue dan makanan ringan,
jumlah peserta pelatihan relatif,
Warga mempertanyakan, bagaimana mungkin barang 2 yang harganya umum di pasaran dapat menembus belanja mencapai 29 juta,,angka tersebut di nilai tidak sesuai dengan harga pasar,, sehingga kuat dugaan adanya pembengkakan anggaran atau ketidak transparan,,
DUGAAN PELANGGARAN DAN KEJANGGALAN
Masyarakat menilai permasalahan ini mengandung beberapa kejanggalan,,
1, anggaran tidak proporsional – pelatihan sederhana seharusnya dapat di laksanakan dengan biaya jauh lebih murah,, belanja modal berupa alat alat rias bahkan dapat di pakai Anya sekali pelatihan,, sehingga tidak wajar mencapai 29 juta,,
2, kurang transparan – masyarakat sulit memperoleh rincian lengkap penggunaan dana tersebut,,
pertanggung jawaban belum terpajang secara terbuka di papan informasi di kelurahan sebagai mana di amanatkan prisif transparan pengolahan keuangan negara,
3 , TIDAK SESUAI TUJUAN DANKEL – dana kelurahan seharusnya di manfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata dan merata,, jika anggaran membengkak Tampa pertanggung jawabkan yang sah, di kwahtirkan dana yang seharusnya di nikmati justru berkurang manfaatnya bagi warga,,
INDIKASI MANIPULASI – ketidak sesuaian antara anggaran tertulis dan kurangnya realitas di lapangan mengarah pada dugaan kuat adanya rekayasa anggaran,, pembelian barang harga fiktif, atau pemecahan anggaran yang tidak wajar,,
SERUAN MASYARAKAT KEPADA PEMERINTAH KOTA TEBING TINGGI,
Menyusul temuan yang merasakan ini warga kelurahan Tanjung Marulak menyampaikan aspirasinya, kepada BAPAK WALI KOTA TEBING TINGGI H,IRDIAN SARAGIH, beserta jajarannya terkait antara lain,
Meminta penelusuran dan penelitian menyeluruh terhadap rincian anggaran pelatihan tersebut ” mulai rencana kerja dan anggaran (RKA) proses pengadaan barang hingga bukti bukti pengeluaran dan laporan pertanggung jawaban keuangan,,
Memberikan teguran tegas kepada pihak pengelola anggaran kelurahan apabila terbukti ada kelalaian” ketidak jujuran atau pelanggaran prosedur keuangan negara,,
Membuka transparansi penuh,” dengan memajangkan rincian pengunaan dana kelurahan di papan pengumuman kantor kelurahan agar masyarakat dapat memantau dan mengawasi setiap rupiah yang keluar masuk,,
Melakukan pemeriksaan menyeluruh,”oleh inspektorat kota tebing tinggi untuk memastikan apakah kasus ini berdampak pada kerugian keuangan daerah dan menindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku
Pengelolaan dana kelurahan adalah amanat rakyat yang wajib di pertanggung jawaban secara terbuka, jujur dan akuntabel ,, anggaran yang membengkak Tampa alasan” tidak dapat di biarkan”Karana pada akhirnya yang di rugikan adalah masyarakat luas,”masyarakat berharap bapak wali kota tebing tingg segera merespon laporan ini,, agar kepercayaan publik terhadap pemerintahan kelurahan dapat di pulihkan dan dana rakyat benar benar kembali kepada rakyat,,
Laporan ini di susun berdasarkan informasi yang di terima dari masyarakat setempat,” pihak terkait berhak memberikan tanggapan atau klarifikasi pengawasan masyarakat ‘
(K.Saragih)




