
BANYUWANGI – Detikposnews.com // Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi bergerak cepat menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. Usai pelaksanaan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, jajaran Lapas Banyuwangi langsung menggelar razia besar-besaran di kamar hunian warga binaan serta tes urin massal bagi warga binaan dan pegawai, Jumat.
Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat pengawasan sekaligus membuktikan bahwa deklarasi yang telah diucapkan bukan sekadar seremonial belaka. Razia dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan petugas gabungan yang menyisir setiap sudut kamar hunian guna memastikan tidak ada barang terlarang berada di dalam lingkungan lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Menurutnya, pemberantasan handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan harus dilakukan secara konsisten dan tanpa kompromi.
“Setelah pelaksanaan ikrar, kami langsung bergerak cepat melakukan tindakan nyata. Razia dan tes urin ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan Lapas Banyuwangi benar-benar bersih dari barang terlarang maupun penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan razia, petugas melakukan pemeriksaan secara detail terhadap barang-barang milik warga binaan. Sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban turut diamankan untuk kemudian didata serta ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku. Sementara itu, tes urin dilakukan secara acak terhadap warga binaan dan pegawai guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Pelaksanaan tes urin tersebut juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini yang selama ini terus digencarkan oleh Lapas Banyuwangi. Dengan pengawasan ketat dan pemeriksaan berkala, pihak lapas berharap mampu meminimalisasi potensi pelanggaran sekaligus menjaga integritas seluruh jajaran.
Suasana razia berlangsung tertib dengan pengawalan ketat dari petugas. Warga binaan pun diminta tetap kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung. Selain sebagai bentuk penegakan disiplin, kegiatan ini juga menjadi pesan tegas bahwa pihak lapas tidak akan memberi ruang terhadap segala bentuk pelanggaran hukum di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Lapas Banyuwangi selama ini terus memperkuat berbagai langkah preventif untuk menjaga keamanan, mulai dari peningkatan pengawasan, kontrol rutin kamar hunian, hingga penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan demi menciptakan lapas yang aman, bersih, dan bebas dari praktik-praktik ilegal.
Tak hanya fokus pada pengawasan, Lapas Banyuwangi juga terus mengedepankan program pembinaan bagi warga binaan agar dapat menjalani masa pidana dengan baik dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih positif. Pihak lapas meyakini bahwa lingkungan yang bersih dan kondusif menjadi faktor penting dalam keberhasilan proses pembinaan.
Dengan pelaksanaan razia dan tes urin massal ini, Lapas Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pemasyarakatan Bersih serta perang terhadap handphone ilegal, narkoba, dan penipuan. Langkah cepat tersebut sekaligus menjadi bukti nyata bahwa integritas dan keamanan tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. (Marta detikposnews)





