
Tegalsari – Detikposnews.com // Sinergi antara Koramil 0825/10 Bangorejo dan Posramil 0825/23 Tegalsari diwujudkan melalui kegiatan nonton bareng (nobar) akbar pertandingan final Piala Dunia antara Prancis dan Spanyol pada Rabu dini hari (15/7/2026). Bertempat di kediaman Kepala Dusun Mojoroto, Bapak Febri, di kawasan RT 05/RW 03 Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, agenda ini dihadiri oleh belasan warga dari kedua wilayah tersebut. Sejak pukul 02.00 WIB, antusiasme warga terlihat sangat tinggi saat mereka berkumpul secara lesehan beralaskan tikar di halaman rumah untuk menyaksikan jalannya laga seru melalui layar proyektor.
Suasana kebersamaan kian terasa hangat di tengah malam saat peluit tanda kick-off babak pertama ditiupkan. Pertandingan yang berjalan dengan tensi tinggi dan menarik tersebut akhirnya selesai pada pukul 03.50 WIB dengan skor akhir 0-2 untuk kemenangan mutlak tim nasional Spanyol. Begitu laga usai, seluruh warga masyarakat yang hadir membubarkan diri secara tertib, sekaligus memastikan situasi di sekitar lokasi kegiatan tetap berada dalam keadaan yang aman, lancar, dan kondusif.
Inisiatif kolaboratif yang digagas bersama oleh Koramil 0825/10 Bangorejo dan Posramil 0825/23 Tegalsari ini bukan sekadar menjadi sarana hiburan olahraga semata, melainkan wadah strategis untuk semakin mempererat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Melalui momentum tatap muka informal yang santai dan penuh keakraban ini, interaksi langsung di lapangan diharapkan mampu membangun ikatan emosional yang kuat sekaligus meningkatkan rasa saling percaya antara aparat keamanan dan warga setempat.
Kegiatan nobar ini juga menjadi bukti nyata dari komitmen bersama jajaran Koramil Bangorejo dan Posramil Tegalsari dalam mengimplementasikan kemanunggalan TNI dengan rakyat secara berkelanjutan. Hal tersebut berjalan selaras dengan slogan “TNI dari Rakyat, untuk Rakyat,” di mana kehadiran aktif para personel TNI di tengah agenda sosial kemasyarakatan diharapkan dapat senantiasa memupuk rasa persatuan, kesatuan, serta menjaga stabilitas keamanan wilayah secara humanis.




