
Sidoarjo – Detikposnews.com // Harapan Arba Dema Putra untuk kembali menata masa depan akhirnya menemukan titik terang. Setelah enam tahun ijazahnya tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan, alumni MA Jabal Noer itu kini bisa bernapas lega usai mendapat bantuan tebus ijazah dari YBM PLN UIP JBTB.
Bantuan tersebut diserahkan pada Jumat (22/5/2026) di lingkungan MA Jabal Noer, Jalan Mangga No.1, Geluran, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Melalui program sosial pendidikan, YBM PLN UIP JBTB membantu melunasi tunggakan sebesar Rp1.450.000 sehingga ijazah Arba yang tertahan sejak lulus tahun 2020 akhirnya dapat diambil.
Selama bertahun-tahun, Arba harus memendam keinginannya untuk melamar pekerjaan di sejumlah tempat. Persyaratan administrasi berupa ijazah asli menjadi kendala utama yang membuat langkahnya kerap terhenti.
“Pernah ada kesempatan kerja, tetapi saya tidak bisa melanjutkan proses karena ijazah asli masih tertahan di sekolah. Alhamdulillah sekarang sudah bisa diambil,” ungkap Arba dengan wajah haru.
Baginya, ijazah bukan sekadar lembar dokumen pendidikan, melainkan pintu untuk membuka peluang hidup yang lebih baik. Ia berharap kesempatan baru dapat datang setelah persoalan tersebut terselesaikan.
Manager YBM PLN UIP JBTB, Achmad Fatkhurrozi, mengatakan program tebus ijazah menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap generasi muda yang terkendala ekonomi.
“Ijazah sering kali menjadi syarat dasar untuk bekerja maupun melanjutkan pendidikan. Kami ingin membantu agar mereka tetap memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut diharapkan tidak hanya membantu menyelesaikan persoalan administrasi, tetapi juga memulihkan semangat para penerima manfaat untuk kembali percaya diri mengejar cita-cita.
Melalui program sosial di bidang pendidikan, YBM PLN UIP JBTB terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan dukungan untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan mereka.






