
Sergai – Detikposnews.com // Tiga unit mobil dump truk terparkir di bantaran Sungai Bah Bolon tepatnya di kawasan Pondok Seng, Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (04/04/2026) sore, yang memperkuat dugaan adanya aktivitas tertentu
Tim media detikposnews
menyoroti misteri hanyutnya satu unit alat berat jenis beko di Sungai Bah Bolon tepatnya di kawasan Pondok Seng, Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (04/04/2026) sore.
Tim media detikposnews
mempertanyakan keberadaan alat berat di aliran sungai tersebut dan mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penelusuran.
“Harus diusut, kenapa ada alat berat di sungai. Jangan sampai ini berkaitan dengan aktivitas ilegal yang merusak lingkungan,” tegasnya kepada awak media, Minggu (05/04/2026) siang.
Dalam video yang diterima redaksi, terlihat situasi di lokasi kejadian. Seseorang di tempat kejadian perkara (TKP) terdengar membatalkan niat memuat sesuatu.
Selain itu, tampak 3 unit mobil truk terparkir di bantaran sungai, memperkuat dugaan adanya aktivitas tertentu di lokasi tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa itu terjadi setelah debit air Sungai Bah Bolon mendadak meningkat drastis.
Akibatnya, satu unit beko dilaporkan hanyut terbawa arus sungai yang tiba-tiba membesar.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sergai, Rico, membenarkan kejadian tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Marjanji, Ismayadi, mengaku tidak mengetahui secara pasti aktivitas alat berat tersebut berada di sungai.
“Hingga saat ini beko belum dievakuasi. Tapi saya tidak mengetahui alasan beko itu berada di sungai,” katanya.
Hingga kini, keberadaan alat berat di lokasi masih menjadi tanda tanya, dugaan sementara berkaitan dengan aktivitas tambang batu sungai ilegal
.Tim






